Tolak Bala Sedekah Laut Kalurahan Kemadang: Wujud Syukur Masyarakat Pesisir Tanjungsari
Budaya20 Juni 2026

Tolak Bala Sedekah Laut Kalurahan Kemadang: Wujud Syukur Masyarakat Pesisir Tanjungsari

Tanjungsari — Ratusan warga Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari menggelar tradisi Sedekah Laut pada Minggu (20/6/2026) sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang melimpah serta memohon keselamatan dan keberkahan dalam mencari nafkah di laut.

Rangkaian acara dimulai dengan kirab budaya yang diikuti oleh puluhan perahu hias yang telah dihias dengan berbagai ornamen warna-warni. Perahu-perahu tersebut membawa sesaji yang kemudian dilarung ke tengah laut sebagai simbol rasa syukur. Ribuan warga dan wisatawan menyaksikan langsung kemeriahan acara ini dari pinggir pantai.

Lurah Kemadang, Bapak Dwi Santoso, menjelaskan bahwa tradisi Sedekah Laut telah dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir Kemadang. "Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat meningkatkan perekonomian warga," ungkapnya.

Selain prosesi larung sesaji, acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional seperti wayang kulit, tari-tarian, dan pagelaran musik tradisional. Stand-stand UMKM lokal turut memeriahkan acara dengan menjajakan berbagai produk khas Kemadang.

Pemerintah Kapanewon Tanjungsari mendukung penuh pelestarian tradisi Sedekah Laut sebagai warisan budaya yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat pesisir Tanjungsari.